Fixed Boring Head
Fixed boring head memiliki posisi mata potong yang relatif tetap. Jenis ini cocok untuk pekerjaan dengan ukuran lubang yang sama dan dilakukan secara berulang.
Karena pengaturannya tidak terlalu kompleks, fixed boring head mudah digunakan dan memiliki konstruksi yang kuat. Namun, fleksibilitas ukuran diameternya lebih terbatas dibandingkan tipe adjustable.
Adjustable Boring Head
Adjustable boring head memungkinkan operator mengatur posisi boring bar sesuai diameter lubang yang dibutuhkan. Jenis ini termasuk salah satu boring head yang paling umum digunakan pada mesin milling.
Keunggulan utamanya terletak pada fleksibilitas. Satu alat dapat digunakan untuk mengerjakan beberapa ukuran lubang selama masih berada dalam rentang kapasitas boring head.
Fine Boring Head
Fine boring head dirancang untuk proses finishing yang membutuhkan tingkat presisi tinggi. Sistem pengaturannya mampu menghasilkan perubahan diameter dalam ukuran sangat kecil.
Jenis boring head mesin ini cocok digunakan untuk komponen yang memiliki toleransi ketat, seperti housing bearing, dudukan poros, blok mesin, dan komponen mold. Fine boring head juga membantu menghasilkan permukaan lubang yang lebih halus.
Rough Boring Head
Rough boring head digunakan untuk membuang material dalam jumlah besar pada tahap awal. Konstruksinya dirancang agar mampu menahan beban pemotongan yang lebih berat.
Jenis ini biasanya digunakan sebelum proses fine boring. Rough boring memperbesar lubang mendekati ukuran akhir, kemudian fine boring menyelesaikan proses hingga mencapai diameter yang lebih akurat.
Twin Cutter Boring Head
Twin cutter boring head menggunakan dua mata potong yang bekerja secara bersamaan. Sistem ini meningkatkan keseimbangan saat pemotongan sekaligus mempercepat proses pembuangan material.
Twin cutter sering digunakan untuk rough boring pada lubang berdiameter besar. Dengan pengaturan yang tepat, kedua mata potong dapat membagi beban pemotongan sehingga proses menjadi lebih stabil.
Micro Boring Head
Micro boring head memiliki sistem penyetelan yang sangat halus. Operator dapat mengatur perubahan ukuran dalam skala mikro untuk menghasilkan diameter yang presisi.
Alat ini digunakan pada pekerjaan manufaktur yang membutuhkan toleransi sangat ketat, misalnya industri mold, alat ukur, otomotif, dan komponen mesin berpresisi tinggi.
Digital Boring Head
Digital boring head dilengkapi layar untuk menampilkan nilai pengaturan diameter. Fitur tersebut membantu operator membaca perubahan ukuran dengan lebih jelas dan mengurangi risiko kesalahan penyetelan.
Jenis ini cocok untuk proses produksi modern karena mempercepat pengaturan alat. Meski demikian, operator tetap perlu melakukan pengukuran pada benda kerja untuk memastikan hasil akhir sesuai spesifikasi.
Automatic Boring Head
Automatic boring head memiliki mekanisme pergerakan otomatis yang memungkinkan alat melakukan boring, facing, atau pemotongan alur tertentu. Pergerakan mata potong dapat terjadi selama spindle berputar.
Jenis ini sering digunakan untuk pekerjaan yang lebih kompleks dan berulang. Penggunaannya membantu meningkatkan produktivitas, terutama pada proses yang sulit dilakukan dengan boring head manual.