Proses Pemotongan Tissue Roll
Dalam produksi tissue, bahan awal biasanya berupa jumbo roll berukuran besar. Jumbo roll tersebut kemudian diproses menjadi gulungan panjang atau log roll menggunakan mesin rewinder.
Setelah mencapai ukuran tertentu, log roll akan masuk ke mesin log saw. Pada tahap inilah log saw knife mulai bekerja. Pisau berputar dengan kecepatan tinggi untuk memotong log roll menjadi ukuran tissue roll sesuai kebutuhan pasar.
Proses pemotongan dilakukan secara otomatis dan sinkron dengan conveyor agar hasil potongan memiliki ukuran yang seragam.
Sistem Kerja Mesin Log Saw
Cara kerja log saw knife tidak hanya bergantung pada ketajaman pisau, tetapi juga sinkronisasi seluruh sistem mesin. Conveyor akan membawa log roll menuju area pemotongan, kemudian holder atau penjepit menjaga posisi gulungan tetap stabil saat dipotong.
Pisau log saw berputar dengan kecepatan tinggi sambil memberikan tekanan tertentu pada log roll. Kombinasi antara kecepatan putaran, sudut pisau, dan tekanan inilah yang menentukan kualitas hasil potongan.
Jika pengaturan mesin tidak tepat, tissue bisa mengalami cacat seperti:
- Potongan miring
- Tissue penyok
- Hasil potongan berbulu
- Debu tissue berlebih
Karena itu, operator mesin harus memastikan seluruh parameter mesin berada dalam kondisi optimal.
Teknologi pada Log Saw Knife Modern
Saat ini, banyak industri tissue menggunakan log saw knife modern yang dilengkapi teknologi tambahan untuk meningkatkan efisiensi produksi.
Beberapa teknologi yang umum digunakan antara lain:
- Coating anti aus untuk memperpanjang umur pisau
- Material carbide atau alloy steel berkualitas tinggi
- Sistem sharpening otomatis
- Desain pisau presisi tinggi untuk high speed production
Dengan teknologi tersebut, mesin dapat bekerja lebih stabil dan menghasilkan potongan tissue yang lebih konsisten.