Periksa Ketajaman dan Kondisi Saw Blade
Langkah pertama adalah memeriksa kondisi mata potong. Bersihkan blade dari debu, resin, dan kotoran yang menempel karena penumpukan residu dapat memengaruhi performa pemotongan.
Perhatikan juga kondisi setiap gigi. Bila ketajaman sudah menurun atau terdapat cutting edge yang rusak, lakukan sharpening sesuai standar atau ganti saw blade jika kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk digunakan kembali.
Gunakan Saw Blade Sesuai Jenis Panel
Pemilihan circular saw blade sebaiknya mempertimbangkan material dan karakter hasil potongan yang dibutuhkan. MDF, plywood, laminated board, dan particle board memiliki karakteristik berbeda sehingga konfigurasi blade juga perlu disesuaikan.
PT Daya Cipta Andalan Persada sendiri menyediakan circular saw blade untuk berbagai kebutuhan industri kayu seperti crosscut, multirip, sizing, hingga scoring dengan konfigurasi mata potong yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi.
Atur Scoring Blade dengan Tepat
Jika chipping dominan muncul pada sisi bawah panel, periksa scoring blade. Pastikan posisi, kedalaman pemotongan, serta lebarnya sesuai dengan jalur main saw blade.
Scoring yang terlalu sempit dapat membuat main blade tetap menyentuh lapisan permukaan yang belum terpotong. Sebaliknya, pengaturan terlalu lebar dapat meninggalkan garis potongan yang terlihat pada sisi panel.
Pastikan Panel Stabil Saat Dipotong
Material yang bergerak selama proses pemotongan dapat menghasilkan garis potong tidak konsisten. Pastikan sistem clamp atau penahan material bekerja dengan baik sehingga panel tetap stabil sepanjang proses cutting.
Periksa juga kemungkinan adanya getaran pada spindle, flange, bearing, atau komponen penggerak lainnya. Getaran berlebih dapat membuat posisi saw blade berubah saat bersentuhan dengan material.