Pengertian dan Keistimewaan Kayu Jati
Kamis, 31 Mar 2022

Pengertian dan Keistimewaan Kayu Jati

Apa yang Anda ketahui tentang kayu jati? Sejauh mana Anda mengenal kayu jati? Berikut kami akan jelaskan mengenai apa itu kayu jati beserta jenis dan kegunaannya.

Kayu jati adalah kayu yang berasal dari pohon jati. Pohon jati sendiri memiliki arti jenis pohon yang menghasilkan kayu bermutu tinggi yang memiliki batang besar dan lurus serta daun yang lebar. Pohon jati memiliki pertumbuhan yang lambat, membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dapat menghasilkan kayu bermutu tinggi. Sehingga kayu jati termasuk ke dalam jenis kayu yang mahal dan susah ditemui. Kayu jati yang baik biasanya berasal dari pohon jati yang sudah berusia lebih dari 80 tahun.

Karakter kayu jati yang kuat, awet dan indah, serta sangat tahan terhadap rayap dan cuaca membuatnya termasuk dalam kayu kelas satu. Kayu jati memiliki ciri-ciri berwarna coklat muda, coklat kelabu, hingga coklat merah tua, di bagian luar kayu berwarna putih dan kelabu kekuningan yang kuat dan keras dengan tekstur yang halus dan jika di amplas maka permukaan akan menjadi licin seperti berminyak serta pola-pola lingkaran pada kayu terlihat jelas dan menghasilkan gambaran yang indah sehingga kayu jati termasuk kayu yang mewah.
Secara umum, kayu jati biasa digunakan untuk furniture, ukir-ukiran, dok pelabuhan, bantalan rel, jembatan, kapal niaga dan kapal perang. Nama lain dari kayu jati adalah deleg, dodolan, jate, jateh, jatih, jatos, dan kulidawa. Di Indonesia sendiri kayu jati yang menjadi primadona adalah kayu jati Jawa karena memiliki tekstur yang halus dan kayunya lebih kuat daripada kayu jati dari daerah manapun. Menurut sifat kayunya, ada beberapa jenis kayu jati yaitu :
  1. Kayu jati lengo atau jati malam, memiliki kayu yang keras, kuat, berat dan memiliki tekstur yang halus jika diraba seperti mengandung minyak.
  2. Jati sungu memiliki ciri-ciri hitam, padat dan berat.
  3. Jati werut, dengan kayu yang keras dan serat berombak.
  4. Jati doreng, berkayu sangat keras dengan warna loreng-loreng hitam menyala, sangat indah.
  5. Jati kembang.
  6. Jati kapur, kayunya berwarna keputih-putihan karena mengandung banyak kapur, termasuk jenis yang kurang kuat dan kurang awet.
  7. Jati emas. Jenis ini yang paling banyak dibudidayakan oleh banyak orang karena jenis jati yang satu ini pertumbuhannya tergolong lebih cepat dan masa hidup yang lebih lama dari jati jenis yang lain.
  8. Jati perhutani. jenis kayu yang dirawat langsung oleh Dinas perhutani. Jenis ini membutuhkan perawatan yang spesial karena pertumbuhannya yang lebih lama dan membutuhkan banyak atensi.

Tips Memilih Kayu Jati

  • Pastikan sudah berusia tua. Kayu jati yang sudah berusia tua memiliki masa pakai yang panjang dan lebih awet
  • Pori-pori kayu yang padat sehingga tidak ada lubang pada permukaan kayu karena agar lebih awet dan tidak gampang keropos.
  • Memiliki bentuk yang simetris. Jika memilih furniture yang sudah jadi pastikan bentuk furniture tersebut simetris dan berkonstruksi yang kokoh. Selain itu pilih kayu jati yang berwarna mencolok karena warna kayu yang lebih hidup menandakan bahwa pigmen kayu jati lebih banyak terbentuk.
  • Tidak memiliki gubal kayu. Kayu jati yang berkualitas memiliki gubal kayu tidak lebih dari 3%.

Kayu jati merupakan jenis kayu yang terbaik dari semua jenis kayu, kayu ini memiliki kekuatan dan keawetan yang sangat baik sehingga perlu kita jaga dan lestarikan agar di masa depan kita masih bisa menggunakan kayu jenis ini sebagai bahan furniture atau konstruksi.

Caranya dengan melakukan reboisasi atau penanaman kembali pada tempat kayu jati yang sudah ditebang. Lakukan tebang pilih, riset dan cari tahu lebih dulu tentang pohon jati yang akan ditebang, karena pertumbuhan pohon jati yang cenderung lama maka jangan asal menebang pohon, pilihlah sesuai jenis terbaik dan sudah memenuhi kriteria untuk ditebang.