Serba Serbi Lem Kayu yang Perlu Anda Ketahui
Rabu, 30 Mar 2022

Serba Serbi Lem Kayu yang Perlu Anda Ketahui

Apa Anda pernah memiliki perabotan dari kayu yang rusak semacam patah atau ada bagian yang terlepas? Seringkali kita berpikir untuk mengganti perabotan tersebut dengan yang baru padahal perabotan itu tidak mengalami kerusakan yang parah dan masih bisa digunakan. Agar lebih hemat alangkah baiknya kita coba perbaiki lebih dulu, biasanya kita memperbaiki atau menyambung lagi bagian kayu yang rusak dengan palu dan paku, tetapi ada beberapa kerusakan yang bisa diperbaiki selain dengan palu dan paku yaitu dengan lem kayu.

Lem kayu atau wood glue secara umum merupakan komponen perekat khusus untuk kayu yang fungsinya untuk menggabungkan dua atau lebih kayu menjadi satu. Biasanya masyarakat awam mengatakan lem kayu adalah lem putih. Lem kayu ada dua jenis sintetis yaitu jenis lem kayu yang kecepatan keringnya lambat dan lem kayu yang kecepatan keringnya cepat. Lem kayu yang kecepatan keringnya lambat cenderung lebih awet dan kuat dibanding lem kayu yang cepat kering karena lem yang kecepatan keringnya lambat akan meresap hingga ke dalam pori-pori kayu.

Macam-macam Lem Kayu

Berdasarkan penggunaan kayu, lem kayu dikenal dengan beberapa jenis yaitu perekat kayu perabot, perekat tahan cuaca dan perekat kurang tahan cuaca. Perekat tahan cuaca untuk kayu biasanya dari bahan polimer fenolik, ressinol, melamin, furan, dan epoxy. Sedangkan untuk perekat kayu yang kurang tahan cuaca biasanya adalah perekat urea dan casein. Perekat kayu perabot yang tidak mengalami perubahan suhu biasanya menggunakan perekat vinil dan perekat dari tulang. Ada dua kelompok utama perekat dalam industri kayu yaitu :

a.) Perekat panas atau hewan yaitu perekat yang terbuat dari tulang dan kulit hewan yang direbus

b.) Perekat dingin atau tumbuhan dibagi menjadi beberapa diantaranya :
  • Perekat keju yang bahannya terbuat dari susu
  • Perekat damar yang memiliki beberapa jenis dan dibagi lagi menjadi:
  1. Perekat PVA ( Polivinil Acetate) atau perekat putih adalah hasil pencampuran bahan emulsi polivinil yang dihasilkan dari petrokimia karbit antara karbon dan batu yang membentuk kalsium karbit pada pemanasan di tanur listrik yang bereaksi dengan air dan membentuk gas karbit, bersenyawa asam dan molekulnya membentuk asetat vinil yang tidak berwarna dan kemudian membentuk emulsi polimer dan kemudian menghasilkan lateks sintetis. Lem ini banyak dipakai di perindustrian kayu, cat dan dempul tembok.
  2. Perekat kontak (Contact Adhesive) dipakai dalam industri plywood/ hardboard selain itu juga bisa untuk merekatkan bahan yang berlainan seperti kayu dan plastik atau logam dengan keramik. Lem ini cepat kering karena campuran dari bahan kimia.
  3. Perekat kasein yang berbentuk tepung berwarna putih. Cara penggunaannya dicampur dengan air dan sangat cocok untuk kayu yang mengandung minyak seperti kayu jati.
  4. Perekat epoxy lebih dikenal dengan istilah dempul. Tidak cocok digunakan pada polytelin, perunggu dan nikel tetapi sangat cocok untuk bahan seperti batu, tembok, marmer, pipa pvc dan dempul kayu.
  5. Perekat karet, perekat ini sangat baik untuk merekatkan antara kayu dengan kertas. Perekat akan menjadi netral bila dicampur dengan bensin. Jika dicampur dengan bahan silikon dan sejenisnya akan menghasilkan daya rekat yang tinggi misalnya untuk merekatkan tembok dengan tembok, kayu dengan tembok.

Jenis-jenis Lem Kayu

  • Lem kuning atau Aica Aibon. Lem serbaguna ini bisa digunakan untuk merekatkan kayu, melamin, logam, beton, papan fiber, kulit kayu maupun karpet. Lem ini mengandung karet sintetis dan pelart organik. Cara penggunaannya adalah bersihkan dua sisi permukaan bahan yang akan direkatkan kemudian oleskan lem pada permukaan lalu tunggu 10-20 menit hingga kering.
  • Lem putih atau PVAc. Lem ini berfungsi untuk merekatkan kayu, kertas, koraltex dan plamur tembok. Jika digunakan untuk merekatkan kayu pastikan untuk menggunakan mesin klem minimal selama 2 jam untuk hasil yang maksimal.
  • Lem epoxy, lem ini sering disebut dengan lem dextone dua komponen yang memiliki dua komponen yaitu resin dan hardener atau pengeras. Sebelum digunakan pada kayu kedua komponen ini harus dicampur lebih dulu dan lem ini mampu bertahan di temperatur tinggi yang cocok digunakan untuk besi, baja dan tembaga.
  • Lem silikon perekat. Lem kayu ini memiliki daya rekat yang sangat baik sehingga cocok digunakan untuk merekatkan kaca pada aquarium dan perabotan outdoor.
  • Lem Ethyl Cyanoacrylate yang dibuat menggunakan bahan ethyl cyanocrylate ini sering disebut dengan lem korea. Lem ini cocok digunakan pada bahan plastik, kayu dan karet.
  • Lem polyurethane. Jenis lem yang terakhir ini cocok untuk diaplikasikan ke perabotan indoor maupun outdoor. Sebelum menggunakan lem ini pastikan untuk membasahi permukaan bahan yang akan direkatkan dengan lap basah kemudian setelah dioleskan dan direkatkan tunggu hingga 24 jam sampai kering.

Tips Memilih Lem Kayu

Sebelum membeli lem kayu perhatikan hal-hal berikut:
  • Pilih berdasarkan kecepatan keringnya
  • Pilih berdasarkan jenis dan kebutuhan
  • Pilih berdasarkan daya rekat
  • Pilih berdasarkan kerumitan pengoperasian
  • Utamakan keamanan dalam memakai lem kayu
Keunggulan memperbaiki perabot yang terbuat dari kayu menggunakan lem kayu adalah selain lebih praktis, aman dan tak berbekas, lem kayu juga mudah diaplikasikan daripada memperbaiki dengan paku dan palu. Jika kita memperbaiki perabot menggunakan paku dan palu maka akan ada bekas lubang dari paku yang tersisa, tetapi kita juga bisa menutupi bekas lubang itu dengan alat bor dowel drill yang fungsinya untuk membuat Wood Plug furniture kayu agar terlihat rapi dan dapat digunakan untuk menutupi bekas lubang pada sambungan kayu.

Semua kembali pada kegunaan, fungsi, tingkat kerusakan dan jenis perabot kayu tersebut. Jika kerusakan ringan dan masih bisa diperbaiki dengan lem kayu maka gunakan lem tetapi jika kerusakan sudah sedikit parah dan membutuhkan paku dan palu maka gunakan paku dan palu, tergantung kepada kebutuhan masing-masing.